Jurnal Raya – #11

Posted by on Oct 24, 2014

Jurnal Raya

#11

 

Sejak kenal Miss J, hidup saya secara resmi jadi ribet.

Saya sempat berpikir untuk mengakhiri isi jurnal ini dengan satu kalimat di atas, tapi saya merasa perlu cerita tentang betapa ajaibnya cewek satu itu.

Jadi setelah acara makan malam itu, hari ini saya dapat kunjungan tidak menyenangkan darinya.

Saya sedang tidur-tiduran di lapangan belakang sekolah waktu jam istirahat seperti biasa. Tahu-tahu saja, Miss J sudah ada di samping saya, bengong melihat lapangan bola.

Begitu dia sadar saya ada di sana, kami adu mulut seperti biasa.

Kenapa saya jadi suka adu mulut, saya tidak tahu.

Kenapa saya juga menganggapnya biasa, saya juga tidak tahu.

Oh iya. Ternyata dia cewek yang sama dengan yang waktu itu teriak-teriak sambil menendang batu.

Benar-benar cewek yang sibuk.

Terus, tahu-tahu dia mengancam saya begitu melihat kegiatan saya yang, yah… tidak bisa dikatakan pantas.

Oke, Pak. Ini pengakuan dosa saya yang berikutnya: saya merokok.

Saya melakukannya karena saya meniru ayah saya.

Seperti ayah saya, saya tahu merokok itu tidak baik.

Seperti ayah saya, saya melakukannya diam-diam.

Seperti ayah saya, saya melakukannya hanya saat stres.

Setelah ayah saya pergi, saya hampir selalu stres. Saya mulai merokok karena hal itu membuat saya merasa sedikit lebih dekat dengan ayah saya.

Saya ingin berhenti, tapi kalau saya berhenti, saya akan merasa… apa ya. Kehilangan? Kesepian? Tidak tahu juga. Yang jelas bikin stres.

Oke, sebelum saya jadi melankolis, saya mau kembali ke Miss J.

Jadi, cewek ini mengancam saya. Katanya kalau saya tidak mau ibu saya tahu tentang kegiatan saya yang satu itu, saya harus merahasiakan tentang ayah dan saudara tirinya.

Padahal dia tidak perlu khawatir. Selain saya tidak peduli urusan orang lain, tidak ada orang untuk saya kasih tahu.

Yah… mungkin kecuali Bapak. Tapi saya yakin Bapak tidak akan membaca jurnal ini, jadi yah… saya anggap semua aman.

Kembali ke Miss J lagi, cewek ini juga seenaknya.

Katanya dia akan sering-sering kesini, ke lapangan belakang sekolah ini.

Begitu dia mengatakannya, saya langsung tahu kalau saya harus mengatakan selamat tinggal kepada hidup saya yang tenang.

Wah, ternyata saya sudah menulis sebanyak ini.

Saya sampai pegal.

Saya jadi kangen menulis jurnal yang isinya cuma menu katering.

 

– Raya

 

P.S. Menunya sambal goreng kentang dan ayam bakar

Share Button

4 Comments

  1. Oct 25, 2014

    Kyaaaa, Lea mulai hidup Raya~ Love,, Love~ <3 #TeamRaya

  2. Nov 1, 2014

    Eciee lea nya dianggep apa tuh masih wkwk. Can’t wait jurnal raya yg selanjutnya, mulai masuk ke cerita. Jurnal menu katering, lewatt wks

  3. Nov 6, 2014

    RAYA!!!! love love kyahahaha :) wah Raya-nya…… sughe….

  4. Nov 24, 2014

    masih ada 19 jurnal lagi nih kak okke, ditunggu jurnal terakhitnya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *