Jurnal Raya – #8

Posted by on Aug 24, 2014

Jurnal Raya

#8

 

Hari ini, suasana hati saya sedang tidak baik.

Selain karena pagi ini Bapak menyuruh saya baca puisi, kemarin saya mendapat kiriman kaus Arsenal yang saya pesan di internet.

Saya tertarik membelinya karena harganya murah, tapi harusnya saya tahu kalau harga itu sepadan dengan kualitasnya.

Bukannya S. Cazorla, nama di punggung kaus itu malah S. Carzola.

Saat diprotes, penjualnya bilang mungkin tukang sablonnya khilaf.

Sebagai tambahan, dia bilang atau mungkin tukang sablonnya bukan penggemar Arsenal.

Dan sebagai penutup, dia mengingatkan kalau barang yang sudah dibeli tidak bisa ditukar atau dikembalikan.

Saya sampai tertawa pahit di depan komputer. Pas Ibu saya bertanya apa saya baik-baik saja, saya jawab saya baik-baik saja, cuma kapok beli apapun di dunia maya.

Sekarang saya tidak tahu kausnya mau diapakan.

Mau dipakai buat tidur pun saya tidak sudi.

Jadi maklum ya Pak, kalau tadi pagi saya baca puisi indah dengan penuh amarah.

Saya harap Bapak juga kapok menyuruh saya baca puisi lagi.

 

-Raya

Share Button

4 Comments

  1. Aug 25, 2014

    YAY first commenttt!

    jangan marah dong ray sini kaosnya buat aku ajaa HAHAHHA kalo kaosnya buat aku ke mall pun bakal aku pake walaupun itu nama kebalik:’)<333

  2. Sep 7, 2014

    Rayaaaaaaaa! astaga setelah nunggu sebulan buat kamu nyeritain rahasia yang satunya lagi, dan ternyata kamu malah nyeritain kaus arsenal yg cacat sama tukang samblon kmvrt itu, speechless:|

  3. Oct 11, 2014

    Hahaha, pukpuk Raya 😀

  4. Oct 22, 2014

    wkwk ngakak waktu baca bagian beli kaos online xD “mungkin dia khilaf” ngikutin trend banget yah tuh penjual online:D ngomong ngomong mana rahasia satunya lagii *colek raya*
    lanjut kak~~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *